Tips Perawatan Ikan Honey Gourami (Gurami Madu)

Honey gourami alias gurami madu (secara ilmiah dikenal sebagai Trichogaster chuna) adalah spesies ikan tropis kecil yang termasuk dalam keluarga gurame yang populer. Gurami madu tidak sepopuler dwarf gourami alias gurami kerdil/mini karena warnanya cenderung terlihat hambar dan membosankan di dunia akuarium ikan hias. Jadi tak heran hanya sedikit orang yang tahu tentang mereka, apalagi mengetahui fakta unik bahwa warna ikan ini akan mulai berkembang ketika mereka bahagia dan hidup bersama ikan-ikan yang familiar dengannya.

Gambar ikan gurami madu

Via: Meethepet

Sesuai namanya, warna yang paling dominan yang mereka kembangkan adalah rona madu yang indah dari warna cokelat dengan sesekali penampilan merah menyala, biru tua, dan hitam.

Gurami kerdil terkenal karena mengandung iridovirus yang dapat ditemukan di lebih dari 25% gurami kerdil yang dijual di pasaran. Sementara gurami madu memang memiliki beberapa kesamaan umum dengan gurami kerdil, namun kerentanan mereka terhadap iridovirus bukanlah salah satunya.

Untuk alasan ini saja, kami merekomendasikan gurami madu sebagai ikan hias untuk pemula yang sangat baik.

Setup akuarium gurami madu

Gurami madu adalah ikan kecil yang hanya tumbuh sekitar 7,5 cm panjangannya (5 cm untuk betina) dan mereka adalah ikan yang sangat damai dan suka bermain-main. Meskipun mereka dapat dengan mudah ditempatkan di akuarium 40 liter, Anda sebaiknya memeliharanya di tank yang lebih besar.

Gurami madu bisa bosan dengan sangat mudah sehingga mereka membutuhkan banyak tanaman, dekorasi, dan tempat yang bisa mereka jelajahi. Karena itu, kami sarankan akuarium bervolume minimal 80 liter.

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, ikan gurami madu sangat menyukai akuarium yang semarak dengan kehadiran ikan lain serta banyak tanaman dan dekorasi. Gurami madu sangat menyenangkan dan mereka memiliki kecenderungan untuk stres jika mereka tidak memiliki teman ikan damai lainnya atau tidak ada dasaran akuarium yang dapat mereka jelajahi.

Dalam hal spesifikasi air, jagalah akuarium relatif lunak dengan pH sekitar 7. Juga perlu diingat bahwa gurami madu adalah ikan labirin, jadi pastikan Anda memberikan banyak ruang di antara permukaan air dan tutup akuarium agar mereka dapat menghirup banyak udara.

Makanan gurami madu

Gurami madu

Sama seperti kebanyakan ikan gurami lainnya, gurami madu adalah ikan omnivora. Mereka akan memakan hampir semua jenis makanan, tetapi kami sarankan Anda memberi makan ikan omnivora ini makanan yang bervariasi. Ini tidak hanya memastikan mereka mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan, tetapi juga membuat mereka bahagia.

Pelet atau flake ikan tropis adalah makanan dasar yang baik, tetapi kadang-kadang Anda dapat menambahkan sayuran segar, cacing darah beku-kering, ganggang dan sesekali beberapa makanan hidup.

Pelet dan flake berkualitas baik adalah pakan yang terjangkau untuk memastikan ikan Anda mendapatkan semua nutrisi yang tepat yang mereka butuhkan untuk menjaga kesehatan dan warnanya. Dua jenis pakan ini dapat Anda temukan dengan mudah di toko ikan hias.

Di alam liar (sungai dan danau yang bergerak lambat di Asia Selatan), gurami madu biasanya memakan serangga kecil dan invertebrata.

Tankmate terbaik gurami madu

Sebagai ikan yang kecil dan damai, penting untuk diingat agar tidak memelihara gurami madu bersama ikan yang lebih besar dan lebih agresif. Mereka tidak hanya akan sulit bersaing untuk mendapatkan makanan, tetapi mereka juga akan terus diintimidasi dan tidak dapat berkembang.

Gurami madu suka berinteraksi dengan ikan yang damai lainnya, dan tentu saja dengan gurami madu lainnya. Jadi peliharalah setidaknya beberapa ekor gurami madu ditemani ikan damai lainnya seperti tetra, guppy, barb, pleco kecil, corydoras, dan bahkan udang serta siput.

Jenis lain dari gurami yang cocok menjadi teman gurami madu yang baik adalah gurami mini, gold gourami, pearl gourami, dan gurami biru. Kami tidak merekomendasikan mencampur gurami madu bersama kissing gouramis, samurai gourami, atau paradise gourami karena mereka cenderung tumbuh terlalu besar dan bisa menjadi agresif.

Gurami madu adalah ikan yang sangat damai, tetapi sebaiknya peliharalah lebih banyak betina daripada jantan. Seperti pada sebagian besar ikan, pejantan kadang-kadang bisa lebih agresif terhadap pejantan lain selama masa pemijahan.

Pembiakan gurami madu

Alasan lain mengapa gurami madu adalah ikan yang baik untuk pemula adalah karena mereka mudah berkembang biak. Untuk memulai pembiakan, cukup kurangi air di dalam akuarium sekitar 20 cm dan naikkan suhu menjadi sekitar 26 derajat Celsius.

Gurami madu jentan kemudian akan mulai membangun sarang gelembung di permukaan akuarium dan akan menghabiskan beberapa hari ke depan menjaga tempat tersebut. Setelah telur dikeluarkan oleh betina, segera pindahkan telur-telur itu ke akuarium lain. Setelah telur menetas, pindahkan pejantan ke akuarium lain juga. Telur gurami madu biasanya akan menetas dalam dua hari setelah dikeluarkan.

Komentar