Ikan Saling Kejar-kejaran di Akuarium, Ini Semua Penyebabnya

Memiliki akuarium di rumah sangat ideal bagi mereka yang tidak punya banyak ruang dan ingin ditemani oleh hewan peliharaan yang tenang dan penuh warna. Akuarium, terlepas dari ukurannya, sangat menyenangkan untuk ditonton sambil bersantai karena perilaku unik ikan bisa sangat menghibur. Namun Anda mungkin memperhatikan bahwa beberapa ikan terkadang mulai saling mengejar dalam pola perilaku yang tampak seperti bermain-main atau bertarung.

Ikan teritorial

Via: blogaquarium

Jika Anda pernah bertanya-tanya mengapa ikan saling berkejaran, Anda akan menemukan jawabannya di sini. Dalam artikel ini kami akan membahas berbagai alasan mengapa ikan dapat saling mengejar satu sama lain di sekitar akuarium.

Sebagian perilaku kejar-kejaran ini adalah hal normal dari perilaku ikan dan Anda tidak perlu khawatir. Namun dalam beberapa kasus agresi ikan mungkin menjadi masalah, dan kami akan memberikan tips untuk Anda tentang cara menghindarinya.

Mengapa ikan saling mengejar di sekitar akuarium?

Ketika Anda memelihara beberapa ikan di akuarium, entah spesies yang sama atau berbeda, cepat atau lambat Anda akan melihat bahwa masing-masing ikan terkadang saling mengejar di sekitar akuarium.

Apa pun penyebabnya, mengejar adalah perilaku ikan yang biasanya normal dan Anda bisa menontonnya terus tanpa campur tangan. Namun jika Anda melihat satu atau dua ikan terus-menerus menyerang atau membully yang lain, mungkin sudah waktunya untuk mengambil tindakan, misalnya dengan memisahkan mereka dalam akuarium yang berbeda.

Kami akan membahas ini lebih lanjut di bagian terakhir. Berikut adalah beberapa penyebab ikan saling mengejar.

Ketidakcocokan

Anda mungkin tidak mengetahuinya, tetapi tidak semua spesies ikan cocok satu sama lain, terutama di lingkungan yang terbatas seperti akuarium. Selain itu, beberapa spesies ikan lebih rentan terhadap agresi, seperti ikan cupang yang suka bertarung.

Ikan yang dominan lebih cenderung akan mengejar atau melecehkan ikan lain yang damai atau berkelahi jika ditempatkan di akuarium yang sama dengan ikan teritorial lainnya. Misalnya, guppy dan ikan mas, dua ikan yang paling umum dipelihara sebagai ikan hias, tidak cocok satu sama lain.

Jika Anda ingin membuat akuarium komunitas, Anda perlu mempelajari dulu tentang kecocokan ikan. Ini akan membantu Anda menghindari masalah seperti perkelahian atau stres di antara ikan Anda. Jika Anda bertekad untuk memelihara dua jenis ikan yang tidak cocok, Anda sepertinya perlu membuat dua akuarium terpisah.

Untuk menunjukkan dominasi

Di antara sekawanan spesies ikan tunggal, Anda mungkin memperhatikan ada satu atau dua ikan yang secara rutin mengejar ikan lain di sekitar akuarium. Ini biasanya ikan jantan dan memang beginilah cara mereka menunjukkan dominasinya.

Di alam liar, sama seperti di antara hewan-hewan lain, spesies ikan yang hidup dalam kawanan sering memiliki seekor pejantan dominan atau alfa. Dalam situasi ini, mengejar ikan lain adalah cara bagi ikan alfa untuk menunjukkan kepada mereka siapa bosnya. Anda akan sering melihat perilaku ini di antara ikan guppy, misalnya.

Biasanya ini tidak terkait dengan agresi ikan. Namun jika Anda memelihara sangat sedikit ikan atau hanya memiliki ikan jantan bersama-sama di satu akuarium, ikan yang dominan akan lebih banyak mengejar mereka, yang dapat menyebabkan pembullyan dan perkelahian. Untuk menghindari hal ini, cobalah untuk memelihara kelompok ikan yang lebih besar sehingga pejantan yang dominan dapat melampiaskan energinya sama rata dan tidak menargetkan hanya satu atau dua ekor ikan.

Perilaku mengejar atau agresi di antara ikan jantan terkadang meningkat saat waktu kawin semakin mendekat, terutama jika tidak ada pejantan dominan yang mapan. Dalam kasus seperti itu, pejantan berlomba untuk mendapatkan hak untuk kawin. Ini membawa kita ke alasan selanjutnya mengapa ikan berenang satu sama lain.

Persaingan kawin

Ikan saling berkejaran

Via: reefbuilders

Perkawinan adalah kegiatan lain di mana ikan yang saling mengejar di sekitar akuarium adalah hal normal. Jika Anda memiliki ikan betina dan jantan, Anda akan mengamati bahwa kejar-kejaran akan meningkat ketika ikan bersiap untuk bereproduksi.

Perilaku mengejar dapat terdiri atas tiga jenis: persaingan pejantan untuk menentukan dominasi, pejantan memikat ikan betina untuk kawin, dan betina mengejar ikan jantan. Dalam kasus terakhir ini betina mungkin ingin menunjukkan bahwa mereka siap kawin atau ingin mengusir ikan jantan yang terlalu bersemangat.

Untuk menghindari perkelahian dan agresi saat kawin, penting untuk memiliki ikan betina yang cukup di dalam akuarium. Semakin sedikit ikan betina, persaingan sengit antara jantan yang lebih agresif bisa terjadi. Idealnya peliharalah 2 hingga 3 ikan betina untuk setiap satu pejantan. Selalu pastikan bahwa ukuran akuarium memadai untuk menampung jumlah ikan di dalamnya.

Persaingan mencari makanan

Ini adalah masalah umum jika Anda seorang aquarist pemula atau baru pertama kali memelihara ikan. Terutama jika Anda memiliki akuarium komunitas dengan beberapa spesies, Anda mungkin tidak memberikan porsi makanan yang pas untuk masing-masing spesies.

Jika ikan tidak mendapatkan makanan atau nutrisi yang cukup, mereka akan sering saling mengejar atau berkelahi dalam persaingan memperebutkan sumber daya yang terbatas. Ini dapat membuat ikan yang lebih lemah tidak cukup makan. Dalam kasus ekstrim, kanibalisme di antara ikan bisa terjadi di dalam akuarium.

Setiap spesies ikan membutuhkan makanan tertentu. Tentu saja, spesies yang berbeda kadang-kadang memakan jenis pakan yang sama, tetapi penting untuk meneliti kebutuhan makanan spesifik untuk setiap ikan. Pastikan Anda menyediakan pakan ikan yang cukup, secara berkala, untuk semua ikan di akuarium Anda.

Ruang dan wilayah

Ada beberapa alasan mengapa seekor ikan dapat mengembangkan atau mempertahankan teritorialitas, membuat mereka mengusir ikan lain yang memasuki wilayah mereka. Beberapa spesies ikan, terutama spesies soliter, secara alami lebih teritorial daripada yang lain. Perilaku mengejar mereka biasanya tidak agresif, kecuali mereka merasa terancam.

Penyebab umum lainnya terkait dengan ukuran dan pengaturan akuarium. Jika akuarium terlalu kecil atau memiliki banyak rintangan (tanaman, kerikil, mainan, dan lainnya), ikan dapat menjadi lebih teritorial dan agresif karena masing-masing tidak memiliki cukup ruang untuk bergerak. Di sisi lain, jika tidak ada vegetasi di dalam akuarium, ikan mungkin merasa tidak terlindungi dan menggunakan teritorialitas sebagai mekanisme pertahanan diri.

Untuk menghindari masalah dengan ruang, pilih akuarium berukuran tepat, teliti jumlah ruang yang dibutuhkan untuk spesies, dan perhitungkan jumlah ikan yang ingin Anda dipelihara. Ingatlah untuk menyertakan cukup tanaman dan batu untuk tempat bersembunyi ikan serta sediakan ruang terbuka yang luas untuk berenang.

Ikan juga cenderung menjadi lebih melindungi wilayah mereka ketika mereka sedang berkembang biak dan tidak ingin ada ikan lain yang mendekati lokasi sarangnya karena takut mereka melahap telurnya. Jika ikan Anda menjadi teritorial dan agresif selama masa pembiakan, ada baiknya Anda gunakan akuarium terpisah untuk ikan yang hamil dan burayaknya. Ini akan membantu melindungi ikan kecil yang akan lahir dan menghindari perkelahian yang tidak menyenangkan di antara ikan dewasa.

Apakah ikan suka bermain satu sama lain?

Kadang-kadang Anda mungkin melihat ikan mengejar satu sama lain, tetapi tampaknya tidak terkait dengan salah satu penyebab yang disebutkan di atas. Ini bisa membuat Anda bertanya-tanya lagi apakah ikan juga suka bermain satu sama lain seperti manusia atau hewan peliharaan lainnya.

Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa ikan memang suka bermain-main dengan benda. Shoaling fish atau ikan yang bergerombol juga dikenal bersifat sosial. Jika mereka saling mengejar satu sama lain tanpa tanda-tanda agresi atau tanpa sebab yang jelas, mungkin mereka hanya bersenang-senang saja.

Komentar